djeannesophia
04-11-2009, 01:41 PM
The Blueberry Nights adalah sebuah film arahan sutradara asal Hongkong yang bernama Kar Wai Wong, ia lahir pada 17 Juli 1958 di Shanghai, China, si Kar Wai ini waktu kecil banyak menghabiskan waktunya untuk menonton film bersama ibunya di bioskop *mungkin dari sini ia mulai bercita-cita menjadi seorang sutradara*, setelah mengambil studi desain grafis dan sempat berkarir menjadi seorang script writer di Hongkong sana, ia mulai membuat film-filmnya sendiri yang salah satunya adalah The Blueberry Nights.
The Blueberry Nights sendiri bercerita tentang seorang gadis bernama Elizabeth (Norah Jones) yang patah hati karena diselingkuhi pacarnya, adegan film ini dibuka dengan scene Jude Law yang sedang sibuk menerima telfon dari seorang wanita yang mencari-cari pacarnya yang ia yakini semalam ada di kafe milik Jude Law, ternyata besok malamnya si wanita yang diperankan oleh Norah Jones datang ke Kafe tersebut untuk mencari pacarnya, akhirnya dia bertemu Jude Law dan setelah mengetahui kalau pacarnya datang ke kafe tersebut bersama wanita lain, akhirnya Elizabeth meninggalkan kunci apartemennya sambil berpesan ‘If someone comes in here looking for me, give him this key’ ujarnya sambil emosi, besoknya Elizabeth datang lagi ke kafe tersebut untuk memastikan apakah seseorang telah mengambil kunci yang ia tinggalkan kemarin, and the result is a big No.
Ternyata Jude Law yang di sini bernama Jeremy, sudah sering dititipi kunci oleh pasangan-pasangan yang berpisah for whatever the reason is, jadi waktu Elizabeth datang lagi ke tempatnya, dan dia meminta Jeremy untuk menceritakan sejarah kunci-kunci yang dititipkan padanya, Jeremy memutuskan untuk menyuruh Elizabeth memilih salah satu kunci, dan dia akan menceritakan what is the history behind the keys, di bagian ini ada dialog yang saya suka teramat sangat, *maaf kalau spoiler xp*:
(Scene Elizabeth memilih sebuah kunci)
Jeremy: Those belonged to a young couple a few years ago, they were naïve enough to believe that they were gonna spend the rest of their life together.
Elizabeth: well, what happened?
Jeremy: Life happened, Things happened, yeah .. time happened
Elizabeth: maybe one of them ran off with someone else
Jeremy: maybe the feeling just went away ..
Pfuhhh .. siapa yang tidak pernah patah hati? Entah itu diselingkuhi, dicampakkan, atau ditinggal begitu saja karena ‘rasa’ itu sudah hilang *sounds like one of The Titans Songs*, yang pasti saya yakin semua pernah patah hati, Elizabeth sendiri memilih untuk meninggalkan kota tempat ia tinggal saat itu (New York) untuk mencari kesibukan sebanyak mungkin demi meminimalisasi frekuensi dia memikirkan mantan pacarnya, dia memulai perjalanannya dari New York menuju Memphis menggunakan bis, dan end up dengan bekerja siang malam sebagai waitress, siang hari ia bekerja di gerai makanan, dan malam hari bekerja di sebuah klub, di sebuah klub ini lah Elizabeth bertemu seorang polisi yang setiap malam datang kesana untuk menyendiri sambil minum-minum, si Polisi yang bernama Arnie, datang ke klub setiap malam untuk memanipulasi dirinya sendiri dengan khayalan kalau pernikahannya masih berjalan dengan baik, perjalanan pertama ini membawa Elizabeth belajar to let people free ..
Perjalanan berlanjut ke Las Vegas, di sini Elizabeth bepergian bersama seorang wanita penjudi bernama Leslie yang diperankan oleh Natalie Portman, sayang sekali Natalie Portman di sini berdandan tidak sesuai dengan tipe saya, jadi agak kecewa lihatnya wkwkwk, di perjalanan ini Elizabeth belajar untuk tidak mempercayai orang lain, tapi sayang pelajaran itu gagal total, hehehe bisa dilihat dari dialog yang diucapkan Elizabeth waktu menuliskan surat untuk Jeremy (yeah .. she keep writing to him) bunyinya seperti ini:
Dear Jeremy, in the last few days I’ve been learning how to not trust people, and I’m glad I failed ..
Pada intinya film ini patut ditonton karena selain dimainkan oleh actor-aktor yang berkualitas macam Jude Law, Natalie Portman, dan Rachel Weisz, cerita film ini bisa terjadi pada siapa saja, siapa saja yang pernah sebegitu sakitnya karena ditinggalkan, siapa saja yang berkubang pada poin yang itu-itu saja hanya karena tidak mampu melupakan siapapun itu yang padahal sudah jelas-jelas tidak peduli sama sekali dengan dirinya, everyone!!!
Well, poin yang saya dapat dari film ini adalah it may be took a long time for you to move on and get into someone new, it wasn’t so hard to across that street after all, it all depends on who’s waiting for you on the other sides.
http://www.nontonbioskop.com/sites/nontonbioskop.com/files/imagecache/poster_images/myblueberrynights.jpg
*mohon maaf apabila cver mvie ny agak2 rada2 gtu..ini semata2 hanya dmi kepuasan pmbaca.ehehhe*
The Blueberry Nights sendiri bercerita tentang seorang gadis bernama Elizabeth (Norah Jones) yang patah hati karena diselingkuhi pacarnya, adegan film ini dibuka dengan scene Jude Law yang sedang sibuk menerima telfon dari seorang wanita yang mencari-cari pacarnya yang ia yakini semalam ada di kafe milik Jude Law, ternyata besok malamnya si wanita yang diperankan oleh Norah Jones datang ke Kafe tersebut untuk mencari pacarnya, akhirnya dia bertemu Jude Law dan setelah mengetahui kalau pacarnya datang ke kafe tersebut bersama wanita lain, akhirnya Elizabeth meninggalkan kunci apartemennya sambil berpesan ‘If someone comes in here looking for me, give him this key’ ujarnya sambil emosi, besoknya Elizabeth datang lagi ke kafe tersebut untuk memastikan apakah seseorang telah mengambil kunci yang ia tinggalkan kemarin, and the result is a big No.
Ternyata Jude Law yang di sini bernama Jeremy, sudah sering dititipi kunci oleh pasangan-pasangan yang berpisah for whatever the reason is, jadi waktu Elizabeth datang lagi ke tempatnya, dan dia meminta Jeremy untuk menceritakan sejarah kunci-kunci yang dititipkan padanya, Jeremy memutuskan untuk menyuruh Elizabeth memilih salah satu kunci, dan dia akan menceritakan what is the history behind the keys, di bagian ini ada dialog yang saya suka teramat sangat, *maaf kalau spoiler xp*:
(Scene Elizabeth memilih sebuah kunci)
Jeremy: Those belonged to a young couple a few years ago, they were naïve enough to believe that they were gonna spend the rest of their life together.
Elizabeth: well, what happened?
Jeremy: Life happened, Things happened, yeah .. time happened
Elizabeth: maybe one of them ran off with someone else
Jeremy: maybe the feeling just went away ..
Pfuhhh .. siapa yang tidak pernah patah hati? Entah itu diselingkuhi, dicampakkan, atau ditinggal begitu saja karena ‘rasa’ itu sudah hilang *sounds like one of The Titans Songs*, yang pasti saya yakin semua pernah patah hati, Elizabeth sendiri memilih untuk meninggalkan kota tempat ia tinggal saat itu (New York) untuk mencari kesibukan sebanyak mungkin demi meminimalisasi frekuensi dia memikirkan mantan pacarnya, dia memulai perjalanannya dari New York menuju Memphis menggunakan bis, dan end up dengan bekerja siang malam sebagai waitress, siang hari ia bekerja di gerai makanan, dan malam hari bekerja di sebuah klub, di sebuah klub ini lah Elizabeth bertemu seorang polisi yang setiap malam datang kesana untuk menyendiri sambil minum-minum, si Polisi yang bernama Arnie, datang ke klub setiap malam untuk memanipulasi dirinya sendiri dengan khayalan kalau pernikahannya masih berjalan dengan baik, perjalanan pertama ini membawa Elizabeth belajar to let people free ..
Perjalanan berlanjut ke Las Vegas, di sini Elizabeth bepergian bersama seorang wanita penjudi bernama Leslie yang diperankan oleh Natalie Portman, sayang sekali Natalie Portman di sini berdandan tidak sesuai dengan tipe saya, jadi agak kecewa lihatnya wkwkwk, di perjalanan ini Elizabeth belajar untuk tidak mempercayai orang lain, tapi sayang pelajaran itu gagal total, hehehe bisa dilihat dari dialog yang diucapkan Elizabeth waktu menuliskan surat untuk Jeremy (yeah .. she keep writing to him) bunyinya seperti ini:
Dear Jeremy, in the last few days I’ve been learning how to not trust people, and I’m glad I failed ..
Pada intinya film ini patut ditonton karena selain dimainkan oleh actor-aktor yang berkualitas macam Jude Law, Natalie Portman, dan Rachel Weisz, cerita film ini bisa terjadi pada siapa saja, siapa saja yang pernah sebegitu sakitnya karena ditinggalkan, siapa saja yang berkubang pada poin yang itu-itu saja hanya karena tidak mampu melupakan siapapun itu yang padahal sudah jelas-jelas tidak peduli sama sekali dengan dirinya, everyone!!!
Well, poin yang saya dapat dari film ini adalah it may be took a long time for you to move on and get into someone new, it wasn’t so hard to across that street after all, it all depends on who’s waiting for you on the other sides.
http://www.nontonbioskop.com/sites/nontonbioskop.com/files/imagecache/poster_images/myblueberrynights.jpg
*mohon maaf apabila cver mvie ny agak2 rada2 gtu..ini semata2 hanya dmi kepuasan pmbaca.ehehhe*